• Home
  • Berita Pilihan

Mari Tingkatkan Kompetensi dan Kualitas Tenaga Ahli Konstruksi melalui Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Mari Tingkatkan Kompetensi dan Kualitas Tenaga Ahli Konstruksi melalui Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

1_Slide1

Image 1 of 10

Jakarta – Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) merupakan kewajiban bagi pekerja konstruksi untuk mendapatkan pengakuan kompetensi serta sebagai upaya Kementerian PUPR untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang konstruksi. Dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang tinggi, kualitas infrastruktur pun juga akan meningkat. Namun tidak hanya sebatas sampai sertifikasi saja, kompetensi dan kualitas tenaga kerja konstruksi perlu dijaga dan dikembangkan dengan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 Pasal 29B Ayat 2 bahwa untuk perpanjangan sertifikat, tenaga kerja ahli perlu melakukan verifikasi kecukupan persyaratan nilai kredit pada keprofesian berkelanjutan.

Turunan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 yaitu Peraturan Menteri PUPR Nomor 12 Tahun 2021 yang menjelaskan secara detail tentang kegiatan pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Dalam aturan nilai kredit yang digunakan oleh tenaga kerja kualifikasi jabatan ahli untuk memenuhi persyaratan permohonan perpanjangan SKK sebagai berikut:

  1. Ahli Jenjang Utama (jenjang 9) adalah 200 SKPK.
  2. Ahli Jenjang Madya (jenjang 8) 150 SKPK.
  3. Ahli Jenjang Muda (jenjang 7) 100 SKPK.

Masa berlaku SKK sampai 5 Tahun mendatang, sehingga diharapkan bagi tenaga ahli yang ingin memperpanjang SKK harus memenuhi nilai angka kredit sesuai dengan ahli jenjangnya sebelum habis masa berlaku SKK.

Namun untuk tenaga ahli yang tidak memenuhi persyaratan permohonan perpanjangan SKK, tidak dapat melakukan permohonan baru pada jabatan kerja yang sama.

Dalam PerMen PUPR No.12 Tahun 2021 dijelaskan bahwa jenis kegiatan PKB terbagi menjadi 2:

  1. PKB Terverifikasi, dimana angka kredit akan otomatis tercatat di logbook PKB tenaga ahli. Nilai kredit kegiatan PKB terverifikasi minimal 60%.
  2. PKB Tidak Terverifikasi, dimana angka kredit harus dicatat secara manual oleh tenaga ahli pada logbook PKB. Nilai kredit kegiatan PKB tidak terverifikasi maksimal 40%.

Selain itu untuk unsur – unsur kegiatan PKB sendiri terdiri dari:

  1. Utama: pendidikan dan pelatihan formal, pendidikan nonformal, partisipasi dalam pertemuan profesi, sayembara/kompetisi-paparan-paten-karya tulis-dan pengajaran sebagai pengajar/instruktur, paparan film-gelar karya-pengenalan produk-dan ziarah arsitektur.
  2. Penunjang: pakar atau narasumber, pengurus organisasi profesi atau pimpinan LPJK, dan penerima tanda jasa, anugerah atau sejenisnya.

Komposisi nilai kredit kegiatan PKB utama minimal 75% dan nilai kredit kegiatan PKB penunjang maksimal 25%.

Progres bulan Desember 2020 hingga bulan September 2021 untuk jumlah data akun tenaga ahli/pemegang SKA yang teregister di PKB online melalui laman https://siki.pu.go.id/ppkb/ total ada sebanyak 31.731 akun, angka tersebut menunjukan peningkatan pada setiap bulannya. Sedangkan jumlah permohonan kegiatan PKB yang telah disetujui dari bulan Maret 2021 hingga bulan September 2021 total ada sebanyak 250 permohonan kegiatan.

Saat ini LPJK sedang mengembangkan aplikasi/sistem informasi PKB online yang baru mengacu kepada ketentuan-ketentuan dalam PerMen PUPR No.12 Tahun 2021. Aplikasi/sistem PKB yang baru ini, harapannya guna dapat saling terintegrasi dengan sistem lain yang terkait dengan PKB dan dapat memudahkan pelaksanaan PKB ke depannya.

Dalam waktu dekat aplikasi PKB online yang baru akan siap digunakan oleh tenaga ahli, penyelenggara PKB, dan Tim penilai kegiatan PKB. Secara khusus tenaga ahli diharapkan mengikuti kegiatan PKB untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas demi menjaga standar pembangunan infrastruktur nasional. Dengan mengikuti kegiatan PKB tenaga ahli pun juga dapat memperpanjang SKAnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
×
Selamat Datang ...

Silahkan menghubungi layanan informasi LPJK melalui narahubung kami


Welcome

Please contact LPJK information service through our Hotline Assistant

× Silahkan kontak narahubung kami